<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Nutrisi Jiwa</title>
	<atom:link href="http://www.nutrisijiwa.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.nutrisijiwa.com</link>
	<description>Kata Mutiara, Renungan, Motivasi dan Inspirasi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Jan 2012 02:28:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Segala Sesuatu Akan Indah Pada Waktunya. Tapi&#8230;</title>
		<link>http://www.nutrisijiwa.com/segala-sesuatu-akan-indah-pada-waktunya-tapi/</link>
		<comments>http://www.nutrisijiwa.com/segala-sesuatu-akan-indah-pada-waktunya-tapi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2012 02:26:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wibowo Tunardy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nutrisijiwa.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Segala sesuatu akan indah pada waktunya.&#8221; Kalimat ini merupakan kalimat penghiburan yang mujarab. Ketika seseorang sedang berduka, ketika seseorang sedang dalam kesusahan, biasanya kalimat inilah yang akan keluar dari mulut kita. Melalui kalimat ini seolah kita ingin berkata kepada lawan bicara kita, &#8220;sabarlah, mungkin sekarang kamu sedang menderita. Tapi ingatlah, Tuhan itu maha mendengar, Tuhan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>&#8220;Segala sesuatu akan indah pada waktunya.&#8221; Kalimat ini merupakan kalimat penghiburan yang mujarab. Ketika seseorang sedang berduka, ketika seseorang sedang dalam kesusahan, biasanya kalimat inilah yang akan keluar dari mulut kita. Melalui kalimat ini seolah kita ingin berkata kepada lawan bicara kita, &#8220;sabarlah, mungkin sekarang kamu sedang menderita. Tapi ingatlah, Tuhan itu maha mendengar, Tuhan itu maha adil. Tuhan akan mengubah penderitaanmu menjadi sukacita. Sabarlah dalam menghadapi tantangan hidup.&#8221;</p>
<p>Tapi tahukah Anda, ternyata kalimat ini juga menjadi kalimat yang mujarab bagi orang-orang malas. Mereka akan membenarkan kemalasan mereka dengan berkata &#8220;Segala sesuatu akan indah pada waktunya.&#8221; Kalimat ini bagi mereka berarti &#8220;Saya hanya perlu menunggu waktu yang tepat, maka kesuksesan akan datang dengan sendirinya. Masalahnya, sekarang bukan waktu yang tepat. Makanya saya belum sukses.&#8221;</p>
<p>Sewaktu kecil kita sering mendengar dongeng mengenai semut dan belalang. Pada musim panas para semut bekerja keras. Dengan bersusah payah mereka mengumpulkan persiapan bahan makanan untuk menghadapi musim dingin. Sedangkan belalang malah bersantai ria. Akhirnya ketika musim dingin tiba, si belalang mati kelaparan, sedangkan para semut berpesta menikmati hasil jerih payahnya.</p>
<p>Sobat sukses, jangan mau kalah dengan semut! Keuksesan tidak akan datang dengan sendirinya. Ingatlah bahwa kesuksesan adalah gabungan dari persiapan dan kesempatan. Bila Anda ingin sukses, persiapkanlah diri Anda mulai sekarang. Karena kesempatan ada di mana saja dan kapan saja. Ketika kita siap, maka kesempatan akan datang dengan sendirinya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nutrisijiwa.com/segala-sesuatu-akan-indah-pada-waktunya-tapi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesuksesan Besar Berawal dari Perkara-Perkara Kecil</title>
		<link>http://www.nutrisijiwa.com/kesuksesan-besar-berawal-dari-perkara-perkara-kecil/</link>
		<comments>http://www.nutrisijiwa.com/kesuksesan-besar-berawal-dari-perkara-perkara-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2012 05:45:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wibowo Tunardy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nutrisijiwa.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Sobat sukses, kesuksesan besar tidak melulu datang dari peluang-peluang yang besar. Seringkali kesuksesan yang Tuhan berikan kepada kita berasal dari peluang-peluang kecil (saya lebih suka menyebutnya perkara-perkara kecil). Salah satu contohnya adalah Masushita Konosuke. Ia memulai kariernya sebagai pegawai toko sepeda hingga akhirnya berhasil mendirikan sebuah perusahaan elektronik yang kita kenal sebagai Panasonic. Pada saat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Sobat sukses, kesuksesan besar tidak melulu datang dari peluang-peluang yang besar. Seringkali kesuksesan yang Tuhan berikan kepada kita berasal dari peluang-peluang kecil (saya lebih suka menyebutnya perkara-perkara kecil). Salah satu contohnya adalah Masushita Konosuke. Ia memulai kariernya sebagai pegawai toko sepeda hingga akhirnya berhasil mendirikan sebuah perusahaan elektronik yang kita kenal sebagai Panasonic.</p>
<p>Pada saat masih berumur sepuluh tahun, Matsushita sudah bekerja di sebuah toko sepeda. Ia adalah seorang yang sangat sopan, rajin dan tekun. Pada saat bekerja di toko sepeda tersebut, ia seringkali dimintai tolong oleh para pelanggan untuk membeli rokok. Meskipun bukan pekerjaannya, dengan senang hati ia melakukan permintaan para pelanggannya.</p>
<p>Namun karena terlalu sering dimintai tolong, ia berpikir, &#8220;kalau begini caranya, waktuku untuk memperbaiki sepeda menjadi berkurang. Bagaimana kalau aku membeli beberapa bungkus rokok agar aku tidak perlu bolak-balik membeli rokok.&#8221; Akhirnya ia membeli sekotak rokok yang berisi dua puluh bungkus rokok. Karena membeli dalam jumlah banyak, ia mendapatkan gratis satu bungkus rokok.</p>
<p>Ternyata setiap bulan keuntungan yang diperolehnya dari membelikan rokok tersebut tiga puluh kali lipat lebih banyak dari gajinya saat itu. Sungguh, suatu keuntungan yang luar biasa. Dari hal-hal kecil seperti inilah, ia mengasah kesabaran, ketekunan dan yang terpenting naluri dagangnya, hingga ia berhasil mendirikan raksasa elektronik yang bernama Panasonic.</p>
<p>Nah, sobat sukses, ingatlah selalu bahwa kesuksesan besar tidak melulu berasal dari perkara-perkara yang besar. Seringkali kesuksesan besar berawal dari perkara-perkara kecil. Karena ketika kita setia dalam mengerjakan perkara-perkara kecil, maka Tuhan akan mempercayakan perkara-perkara yang besar kepada kita.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nutrisijiwa.com/kesuksesan-besar-berawal-dari-perkara-perkara-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menciptakan Rasa Layak untuk Sukses</title>
		<link>http://www.nutrisijiwa.com/menciptakan-rasa-layak-untuk-sukses/</link>
		<comments>http://www.nutrisijiwa.com/menciptakan-rasa-layak-untuk-sukses/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jan 2012 05:12:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wibowo Tunardy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nutrisijiwa.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Melanjutkan cerita Anak dengan Roti Gandum, ada empat hal yang dapat menimbulkan rasa layak di dalam diri kita, yaitu pikiran, perkataan, penampilan dan perbuatan. Pikiran Segala sesuatu tercipta dua kali. Yang pertama adalah di dalam pikiran, lalu yang kedua di dalam kenyataan. Sebelum membangun sebuah gedung yang megah, tentu sang arsitek harus terlebih dahulu menciptakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Melanjutkan cerita <a title="Anak dengan Roti Gandum" href="http://www.nutrisijiwa.com/anak-dengan-roti-gandum/" target="_blank">Anak dengan Roti Gandum</a>, ada empat hal yang dapat menimbulkan rasa layak di dalam diri kita, yaitu pikiran, perkataan, penampilan dan perbuatan.</p>
<p><strong>Pikiran</strong><br />
Segala sesuatu tercipta dua kali. Yang pertama adalah di dalam pikiran, lalu yang kedua di dalam kenyataan. Sebelum membangun sebuah gedung yang megah, tentu sang arsitek harus terlebih dahulu menciptakan cetak biru bangunan tersebut. Demikian juga dengan rasa layak. Sebelum Anda menjadi layak untuk mengklaim kesuksesan Anda, Anda harus memiliki pikiran bahwa Anda layak untuk memperoleh kesuksesan tersebut.</p>
<p><strong>Perkataan</strong><br />
Langkah pertama untuk mewujudkan pikiran adalah dengan memperkatakannya. Kesuksesan dibentuk dari kata-kata positif. Oleh karena itu selalu katakanlah hal-hal yang positif. Ubahlah kata-kata pesimis menjadi kata-kata yang optimis. Karena kata-kata yang optimis adalah magnet bagi setiap peluang</p>
<p>Melalui perkataan kita, orang lain akan mengetahui apa yang kita inginkan dan membantu kita untuk mewujudkan apa yang kita inginkan. Tidak percaya? Ketika ingin ke mall, Anda masuk ke sebuah taksi. Pada saat sopir taksi bertanya Anda ingin ke mana, Anda hanya diam saja. Apakah Anda akan sampai ke tempat tujuan Anda?</p>
<p><strong>Penampilan</strong><br />
Hal paling mencolok yang membedakan seorang pengusaha sukses dengan seorang pengemis adalah penampilan. Hal pertama yang akan dinilai oleh orang lain pada saat pertama kali bertemu dengan kita adalah penampilan. Bila kita perpenampilan rapih, orang lain akan menghargai kita. Namun bila kita berpenampilan ala kadarnya, orang lain akan memandang kita sebelah mata.</p>
<p>Kalau ada yang berkata jangan menilai buku dari sampulnya, Memang betul, tapi penampilan bukan hanya mempengaruhi sikap orang lain terhadap diri kita. Penampilan kita juga mempengaruhi diri kita sendiri. Tidak percaya? Silahkan Anda ke kantor dengan hanya mengenakan piyama. Apa yang Anda rasakan?</p>
<p><strong>Perbuatan</strong><br />
Ada cerita dari seorang motivator ternama. Sebelum sukses, sehari-harinya ia mengendarai sebuah mobil butut. Pada saat itu tarif tol adalah Rp. 2.000,-. Ketika masuk ke gerbang tol ia mengeluarkan uang Rp. 10.000,- dan berkata kepada petugas tol, &#8220;4 mobil di belakang saya yang bayar.&#8221; Persis di belakangnya ada sebuah mobil mewah. Selepas dari gerbang tol pengemudi mobil mewah tersebut berteriak &#8220;thank you, 000oiii&#8230;&#8221; Lalu motivator tersebut berteriak &#8220;You&#8217;re welcome. I&#8217;ll be there!!&#8221; Beberapa tahun kemudian ia telah mengendarai mobil mewah.</p>
<p>Sobat sukses, ingatlah, untuk meraih kesuksesan Anda harus memiliki rasa layak untuk sukses. Dan rasa layak tersebut dimulai dari pikiran, perkataan, penampilan dan perbuatan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nutrisijiwa.com/menciptakan-rasa-layak-untuk-sukses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anak dengan Roti Gandum</title>
		<link>http://www.nutrisijiwa.com/anak-dengan-roti-gandum/</link>
		<comments>http://www.nutrisijiwa.com/anak-dengan-roti-gandum/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jan 2012 05:24:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wibowo Tunardy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nutrisijiwa.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Pada suatu hari ada seorang anak yang memiliki impian untuk bisa menaiki sebuah kapal pesiar. Untuk mewujudkan impiannya tersebut, anak ini bekerja dengan keras dan menabung sepanjang hidupnya untuk mewujudkan impiannya itu. Hari berganti bulan, bulan berganti tahun, akhirnya ia berhasil mengumpulkan uang untuk membeli tiket selama 3 hari 3 malam. Meskipun demikian, anak ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Pada suatu hari ada seorang anak yang memiliki impian untuk bisa menaiki sebuah kapal pesiar. Untuk mewujudkan impiannya tersebut, anak ini bekerja dengan keras dan menabung sepanjang hidupnya untuk mewujudkan impiannya itu. Hari berganti bulan, bulan berganti tahun, akhirnya ia berhasil mengumpulkan uang untuk membeli tiket selama 3 hari 3 malam. Meskipun demikian, anak ini hanya menyisakan sedikit uang untuk dapat bertahan hidup di atas kapal mewah tersebut. Sehingga ia harus berhemat selama di atas kapal pesiar. Ia pun memutuskan untuk membawa bekal roti gandum yang sangat murah dan ia rasa cukup selama perjalanan di atas kapal pesiar.</p>
<p>Hari yang dinati-nantikannya pun tiba. Ia naik ke dalam kapal tersebut dan memulai perjalananya selama 3 hari 3 malam. Pada hari pertama, ia terpesona dengan keindahan kapal tersebut. Ia juga takjub ketika melihat begitu banyak orang kaya di atas kapal itu. Orang-orang kaya tersebut menyantap makanan yang sangat lezat dan mewah di restoran kapal itu. Karena tidak memiliki cukup uang, ia memutuskan untuk menyendiri di sudut kapal dan menyantap roti gandum yang telah dibawanya.</p>
<p>Pada hari yang kedua lagi-lagi orang-orang kaya tersebut berpesta pora di dalam restoran kapal. Ia mengintip dari balik jendela betapa lezatnya hidangan yang disuguhkan kepada mereka. Dengan rasa sedih ia kembali ke sudut kapal dan menyantap roti gandumnya.</p>
<p>Hari ketiga lebih gila lagi! Selain disuguhi makanan yang lezat, para orang kaya itu dihibur dengan operet yang sangat lucu. Ia pun kembali ke sudut kapal dan menyantap rotinya yang terakhir. Seorang petugas keamanan menjadi curiga, mengapa anak ini bertingkah aneh. Petugas keamanan itu lalu mendekati anak tersebut.</p>
<p>&#8220;Nak, tolong tunjukkan tiketmu.&#8221; ujar petugas keamanan tersebut. &#8220;Ini Pak,&#8221; ujar anak itu sambil menyodorkan tiketnya. Sang petugas lalu memeriksa tiket tersebut. Sambil mengembalikan tiket itu ia berkata, &#8220;selama tiga hari ini saya perhatikan kamu selalu menyendiri di sudut kapal. Apakah kamu mengalami masalah?&#8221; &#8220;Tidak Pak, saya hanya tidak memiliki cukup uang untuk membeli hidangan di restoran kapal.&#8221;</p>
<p>Sambil tertawa terbahak-bahak petugas kemanan itu berkata, &#8220;Nak&#8230; Nak&#8230; Bila kamu membeli tiket kapal, semua itu sudah termasuk menginap di kamar yang mewah dan hidangan yang lezat di restoran kapal. Kamu tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun untuk membeli makanan di kapal ini.&#8221; Anak itu terkejut dan menyesal, mengapa ia baru mengetahui hal itu di hari terakhirnya di kapal tersebut.</p>
<p>Sobat sukses, ternyata bekerja keras saja tidak cukup untuk menjadikan kita sebagai orang sukses. Anda perlu memiliki rasa layak untuk menjadi orang sukses. Anda harus mengklaim hasil kerja keras Anda. Milikilah jiwa besar untuk menikmati hasil kerja keras Anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nutrisijiwa.com/anak-dengan-roti-gandum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengubah Ketakutan Menjadi Kemenangan</title>
		<link>http://www.nutrisijiwa.com/mengubah-ketakutan-menjadi-kemenangan/</link>
		<comments>http://www.nutrisijiwa.com/mengubah-ketakutan-menjadi-kemenangan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2012 15:38:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wibowo Tunardy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nutrisijiwa.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Seringkali kita mengalami hidup yang itu itu saja. Hidup rasanya berjalan di tempat dan kita tak pernah mengalami kemajuan. Salah penyebabnya adalah kita mengalami ketakutan yang berlebih. Rasa takut merupakan sesuatu yang alami. Kalau Tuhan tidak menciptakan rasa takut, maka akan banyak orang yang mati sia-sia karena &#8216;terlalu berani&#8217; untuk menyeberang di jalan raya yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Seringkali kita mengalami hidup yang itu itu saja. Hidup rasanya berjalan di tempat dan kita tak pernah mengalami kemajuan. Salah penyebabnya adalah kita mengalami ketakutan yang berlebih. Rasa takut merupakan sesuatu yang alami. Kalau Tuhan tidak menciptakan rasa takut, maka akan banyak orang yang mati sia-sia karena &#8216;terlalu berani&#8217; untuk menyeberang di jalan raya yang padat lalu lintas.</p>
<p>Meskipun rasa takut adalah sesuatu yang alami, namun ketakutan yang berlebih akan merugikan diri kita sendiri. Rasa takut yang berlebih akan membuat kita tidak berani melangkah maju untuk meraih kesuksesan. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengubah rasa takut menjadi kemenangan:</p>
<p><strong>1. Mengubah gerakan atau postur tubuh</strong><br />
Hal pertama yang dapat dilakukan untuk mengatasi rasa takut adalah dengan mengubah gerakan atau postur tubuh, misalnya dengan berlari-lari kecil atau berdiri lebih tegak. Pada suatu ketika saya harus melewati sebuah jalan setapak yang terkenal angker. Kemudian muncul rasa takut yang membuat bulu kuduk berdiri. Namun mau tidak mau saya harus melewati tempat tersebut. Apa yang saya lakukan adalah berjalan dengan lebih tegak dari sebelumnya. Dada dibusungkan dan perut ditahan ke dalam. Akhirnya saya berhasil melalui tempat tersebut dengan selamat.</p>
<p><strong>2. Mengganti suasana</strong><br />
Untuk mengganti suasana tidak diperlukan sesuatu yang mahal, seperti nonton film di bioskop atau bertamasya di pantai. Cara termurah untuk mengganti suasana adalah dengan bernyanyi. Bila Anda mengalami ketakutan, cobalah untuk menyanyikan lagu kesukaan Anda. Cara yang lain adalah dengan membayangkan sesuatu yang indah atau lucu.</p>
<p><strong>3. Melakukan sesuatu yang ekstrem</strong><br />
Rasa takut dapat diatasi dengan melakukan sesuatu yang ekstrem. Misalnya dengan berendam di air es atau makan rujak yang sangat kecut. Tentu saja hal ekstrem yang dimaksud adalah sesuatu yang positif dan tidak merugikan diri Anda maupun orang lain.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nutrisijiwa.com/mengubah-ketakutan-menjadi-kemenangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nasib Baik dan Nasib Buruk</title>
		<link>http://www.nutrisijiwa.com/nasib-baik-dan-nasib-buruk/</link>
		<comments>http://www.nutrisijiwa.com/nasib-baik-dan-nasib-buruk/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jan 2012 08:12:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wibowo Tunardy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nutrisijiwa.com/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Percaya atau tidak, nasib baik dan nasib buruk diciptakan oleh pikiran kita. Seorang wanita mendapatkan setangkai bunga mawar dari kekasihnya. Pada saat menerima bunga mawar tersebut, tangannya terluka karena terkena duri bunga mawar tersebut. Ia pun berkata &#8220;ouch&#8230; Sial&#8230;&#8221; Dengan penuh perhatian sang pacar meraih tangan wanita tersebut untuk melihat lukanya. Namun wanita ini menolak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Percaya atau tidak, nasib baik dan nasib buruk diciptakan oleh pikiran kita.</p>
<p>Seorang wanita mendapatkan setangkai bunga mawar dari kekasihnya. Pada saat menerima bunga mawar tersebut, tangannya terluka karena terkena duri bunga mawar tersebut. Ia pun berkata &#8220;ouch&#8230; Sial&#8230;&#8221; Dengan penuh perhatian sang pacar meraih tangan wanita tersebut untuk melihat lukanya. Namun wanita ini menolak dan berkata &#8220;Lain kali jangan berikan mawar sialan ini kepadaku.&#8221; Ucapan tersebut menjadi nyata dan setelah kejadian itu sang pacar tak pernah lagi melakukan hal-hal yang romantis.</p>
<p>Wanita yang lain menerima mawar yang serupa. Tangannya juga terkena duri, ia berkata &#8220;Aww&#8230; Sakit&#8230;&#8221; Dengan penuh perhatian sang pacar meraih tangan wanita tersebut untuk melihat lukanya. Wanita itu berkata &#8220;Kamu sangat perhatian.&#8221; Hari mereka pun diakhiri dengan sebuah makan malam yang romantis.</p>
<p>Wanita pertama dikatakan sedang sial. Sedangkan wanita kedua disebut sedang beruntung. Peristiwanya sama, keduanya terluka karena terkena duri. Pacar mereka pun menaruh perhatian yang sama. Namun cara mereka memandang masalah yang menjadikan wanita pertama sial dan wanita kedua beruntung.</p>
<p>Sobat sukses, ternyata nasib baik dan nasib buruk adalah buah dari pikiran kita sendiri. Dengan berpikiran positif, maka kita akan mengalami nasib baik. Namun bila kita berpikiran negatif, maka kita akan mengalami nasib buruk.</p>
<p>Sudahkah Anda berpikir positif hari ini?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.nutrisijiwa.com/nasib-baik-dan-nasib-buruk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

