Kisah ini pernah dialami oleh seorang penulis dan pembicara motivasional bernama Anthony Robbins. Ketika masih kecil, keluarganya mengalami kesulitan ekonomi sehingga kedua orang tuanya harus bekerja keras untuk bisa menghidupi keluarga. Di suatu hari Thanksgiving di mana setiap keluarga biasanya menyediakan aneka makanan dan masakan, keluarga ini tidak memiliki uang untuk membeli bahan makanan. Tiba-tiba seseorang datang dan meletakkan sebuah kotak di depan pintu rumah mereka. Kotak itu berisi aneka makanan kaleng dan kalkun – di hari Thanksgiving biasanya selalu ada hidangan dari daging kalkun. Orang yang mengirinkan kotak berisi aneka makanan tersebut mengatakan, “Kiriman ini berasal dari seseorang yang tahu bahwa kalian tidak akan pernah meminta sesuatu, tetapi aku mengasihi kalian dan aku berharap kalian dapat merayakan Thanksgiving dengan sukacita.”
Anthony Robbins tidak akan pernah melupakan kejadian ajaib itu. Itulah sebabnya setiap kali merayakan hari Thanksgiving, ia akan selalu membeli aneka makanan yang berharga dan mengirimkannya kepada keluarga-keluarga yang tidak mampu. ia akan berpura-pura menjadi kurir yang ditugaskan untu mengirim makanan tersebut, padahal dia sendirilah yang telah membelinya. Pada setiap paket yang dikirimkannya, ia akan meninggalkan tulisan yang mengatakan, “Ini berasal dari seseorang yang peduli kepadamu, dengan harapan bahwa suatu hari nanti keadaanmu akan menjadi lebih baik, sehingga engkau pun dapat melakukan hal yang sama bagi mereka yang dalam kekurangan.”
Sobat Nutrisi Jiwa, dari kisah sederhana ini Anthony Robbins mengajak kita untuk senantiasa berbagi dengan sesama kita. Ada begitu banyak orang yang hidup dalam kekurangan dan membutuhkan pertolongan kita. Marilah kita menjadi malaikat penolong bagi mereka. Sekecil apapun pertolongan yang kita berikan, itu akan sangat berharga bagi orang-orang yang membutuhkan.
Ingatlah bahwa apa yang kita miliki sekarang ini hanyalah titipan dari Yang Maha Kuasa. Tuhan berhak untuk mengambil kembali apa yang kita miliki bila kita tidak mengelolanya dengan bijak. Namun bila kita mengelola titipan tersebut dengan baik dan senantiasa berbagi dengan orang-orang yang membutuhkan, yakinlah bahwa Tuhan akan mempercayakan lebih banyak lagi kepada kita.
Sumber: Renungan Manna Sorgawi