Nenek Moyang Ikan Raja Laut

Ikan coelacanths yang dipercaya sebagai ikan raja laut, ternyata mempunyai nenek moyang yang bernama Rebellatrix. Ikan tersebut dipastikan sebagai nenek moyang ikan raja laut (coelacanths) yang telah diidentifikasi oleh ilmuwan. Ikan tersebut diperkirakan pernah hidup sekitar 250 juta tahun lalu. Rebellatrix kabarnya mampu berenang cepat, mengejar mangsa serta memakan ikan lainnya yang berbentuk kecil.

ancestor coelacanths/Nenek moyang ikan coelacanths

Tidak seperti ikan coelacanths lainnya yang bergerak lambat dengan ekor lebar yang khas, nenek moyang ikan coelacanths yang ditemukan ini memiliki ekor seperti ikan tuna yang bercabang dan kemungkinan bisa bergerak dengan cepat. Peneliti dari University of Alberta asal Kanada melaporkan temuan tersebut dalam Journal of Vertebrate Paleontology.

Ikan purba dengan panjang 3 kaki itu memiliki ekor bercabang yang besar dan simetris. Sebelumnya, ikan yang disebut-sebut sebagai living fosil atau fosil hidup ini pernah ditangkap pada 1938 di wilayah Afrika Selatan. Kini, ikan tersebut ditemukan di lereng berbatu di wilayah Wapiti Lake Provincial Park di British Columbia.

Peneliti mengatakan dari bentuk dan kelenturan siripnya, ikan ini memiliki sirip ekor yang unik. Mengapa dikatakan unik, karena sirip ekor ini dipercaya bisa membuatnya bergerak dengan cepat, seperti ikan tuna.

"coelacanth"

coelacanths

“Ini adalah penemuan luar biasa yang membalikkan nama coelacanths sebagai ikan yang bergerak lambat. Ikan ini menunjukkan ketangguhan dari kelompok (ikan), setelah bertahan pada massa kepunahan (zaman purba),” ujar ahli Fossil Fishes yang terlibat dalam studi dari Natural History Museum of Los Angeles County, John Long.

sumber: Journal of Vertebrate Paleontology

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *